Sebagai salah satu motivator ternama Indonesia, nama Merry 
Riana pasti udah gak asing lagi. Sebab, wanita kelahiran 1980 ini 
berhasil menginspirasi banyak orang dengan kesuksesan dia 
meraih sejuta dolar sebelum usia 26 tahun.
Kok bisa? Mungkin kebanyakan orang bakal takjub dan bertanya
 demikian saat dengar kisah Merry Riana tersebut.
Gak ada yang gak mungkin, kan?
Kisah Merry Riana ini bahkan telah diangkat jadi sebuah film 
dengan judul Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar. Ada Chelsea Islan 
yang berperan sebagai Merry Riana di film tersebut. Buat kamu 
yang udah nonton film tersebut sekitar tahun 2014 silam 
pasti tahu gimana perjuangan wanita muda berdarah Tionghoa 
tersebut.

Lahir dari keluarga sederhana dan pas-pasan

Merry Riana dan Young Lex. (Instagram/@merryriana)
Merry Riana dan Young Lex. (Instagram/@merryriana)
Merry Riana lahir pada tanggal 29 Mei 1980 dari pasangan 
sederhana Ir. Suanto Sosrosaputro dan Lynda Sanian. Sang 
ayah adalah karyawan yang resign dan mulai punya usaha sendiri.
Awalnya Merry pengin masuk Universitas Trisakti Jakarta 
namun gagal karena kerusuhan Mei 1998. Akhirnya, ayah dan
 ibu Merry memutuskan buat menyekolahkan Merry 
ke Singapura. Sayangnya, di sana kehidupan Merry ternyata 
gak semulus impian. Pasalnya, Merry memang hanya 
membawa bekal pas-pasan ketika berangkat.
Sampai-sampai Merry harus mencari cara buat memenuhi 
kebutuhan sehari-harinya saat berkuliah di Singapura. Saat itu 
dia juga mengambil program pinjaman pendidikan di Nanyang 
Technology University (NTU).
Buat membayar pinjaman tersebut nantinya, Merry 
udah mencicil sejak kuliah dengan bekerja. Bahkan, dia rela 
bekerja bagi-bagi brosur.
Kelar kuliah pun nyatanya gak bikin Merry Riana bisa berleha-
leha. Sebab, justru saat itulah dia harus mulai bisa membayar 
pinjaman pendidikannya di NTU. Dia bersama Alva (suaminya 
sekarang) memutuskan buat jadi sales asuransi di Singapura.
Mungkin buat sebagian orang, profesi tersebut terlihat kurang
 bergengsi. Namun, pilihan Merry Riana tersebut nyatanya 
membawa berkah tersendiri. Singkat cerita, dia berhasil 
mendapatkan klien yang mau berasuransi dengan dana sangat besar.
Keberhasilan Merry Riana buat memasarkan produk asuransi 
pun jadi tonggak kesuksesannya. Sejuta dolar pun bisa diraih 
oleh Merry sebelum usia 26 tahun. Akhirnya, dia pun bisa 
melunasi utang studinya di NTU.
Inspiratif!
Kini, Merry Riana jadi salah satu motivator paling populer di
 Indonesia. Merry Riana juga merupakan seorang pengusaha di
 perusahaannya sendiri, Merry Riana Group.

Belajar Meraih Sukses dari Merry Riana

Merry Riana dan Cak Lontong. (Instagram/@merryriana)
Merry Riana dan Cak Lontong. (Instagram/@merryriana)
Dari kisah Merry Riana, kamu sebenarnya udah bisa mendapatkan 
pesan-pesan kesuksesan. Ada beberapa cara yang bisa kamu 
contek dari usaha Merry Riana buat bertahan hidup di Singapura. 
Selain itu, ada juga sejumlah hal yang bisa dipetik dari cerita 
kesuksesan yang ia raih sebelum usia 30 tahun.
Berikut beberapa cara sukses yang bisa kamu contek dari kisah
 Merry Riana:

1. Berani bermimpi besar

Yap! Hal inilah yang terlihat dari awal Merry Riana menginjakkan 
kaki di Singapura. Keputusannya buat kuliah di universitas ternama 
seperti NTU tentu butuh nyali besar, bukan? Apalagi dengan 
kondisi dia yang terbilang pas-pasan di negeri itu.
Meski kelihatan cukup mustahil, Merry gak mau mematahkan 
mimpi besarnya tersebut. Bahkan, seusai kuliah, dia punya cita-
cita yang terbilang cukup sulit. Dia harus menyelesaikan 
pinjaman biaya kuliah sebelum usia 30 tahun.
Kemudian, saat bekerja pun, dia gak puas dengan cuma 
bekerja seperti biasa aja. Dia berani buat melakukan “sesuatu”
 yang bisa membuat penghasilannya meroket.

2. Mau kerja apa aja

Berani bermimpi besar tanpa tindakan tentu sama aja bohong. 
Merry Riana gak cuma bermimpi, tetapi melakukan usaha apa aja
 buat meraih mimpinya tersebut.
Saat kuliah di NTU, dia bahkan rela cari kerja sampingan. Bahkan, 
walaupun pekerjaannya tersebut cuma bagi-bagi brosur. Kemudian, 
saat lulus kuliah pun dia malah jadi sales asuransi.
Nah, buat kamu yang pengin meraih mimpi, ada baiknya buat 
memulai dari bawah. Jangan pilih-pilih pekerjaan tetapi kerjakanlah 
apa yang ada. Dari situ, kamu bisa belajar buat melatih skill dulu. 
Ada saatnya kamu bisa pilih-pilih kerjaan kelak kok.

3. Berutang buat sesuatu yang penting

Utang gak selamanya buruk. Yang terpenting adalah kamu 
berutang buat tujuan yang memang penting dan bakal 
menghasilkan. Itu kuncinya.
Nah, Merry Riana pun demikian. Dia berutang buat mendapatkan 
pendidikan, bukan tujuan konsumtif. Sebab, dia percaya 
bahwa pendidikan tersebutlah yang bakal memberikan 
penghasilan buat dia di kemudian hari. Bukan demikian?
Jadi, mulai sekarang, coba pikirkan lagi apa tujuan kamu 
mengambil pinjaman. Bila utang tersebut bukan buat sesuatu
 yang produktif alias menghasilkan uang lagi, maka sebaiknya 
tunda dulu.

5. Berkreasi dan ikuti perkembangan zaman

Yang pasti, merasa puas dengan pencapaian kamu sekarang gak
 cukup. Kamu perlu terus melakukan inovasi sesuai
 perkembangan zaman.
Merry Riana gak berhenti begitu aja buat kerja setelah dapat 
sejuta dolar di usia 20-an. Bisa aja sih sebenarnya dia leyeh-leyeh 
aja setelah itu. Namun, uang yang dia peroleh tersebut pasti 
bakal habis gitu aja, bukan?
Kini, Merry Riana terus bekerja. Ia menjadi motivator dan punya 
pusat pelatihan sendiri pula. Bahkan, pusat pelatihan tersebut 
dibangun secara profesional dengan beragam layanan. Bila dulu
 dia bekerja buat orang lain, maka sekarang dia udah punya 
karyawan sendiri lewat Merry Riana Group.
Di laman media sosial pun Merry Riana masih sangat aktif. 
Dengan cara itu, dia mengikuti perkembangan teknologi. Sarana 
media sosial dia pergunakan buat memperkenalkan training dari 
sekolahnya. Bahkan, Merry Riana juga punya acara sendiri di laman 
Youtube. Kekinian banget ya?
Kamu bisa banget tiru cara Merry Riana ini. Berkreasilah sesuai 
dengan ide-ide yang muncul dalam benak kamu. Kemudian, 
eksekusi ide tersebut. Dengan begitu, impian kamu buat sukses 
bisa tercapai.
Kisah Merry Riana, mulai dari bawah hingga kini jadi motivator
 layak jadi teladan kesuksesan buat kamu yang masih muda.
 Yuk, semangat kerja keras! (Editor: Ruben Setiawan)